Skip to main content

OPERATION MARKET GARDEN

Operation Market Garden adalah Operasi divisi 101 penerjun payung Amerika yang bertempur di Holland atau Belanda pada tanggal 17 September - 25 September 1944 dalam komando Jendral Bernard Montgomery. Operasi ini bertujuan merebut dan menguasai jembatan-jembatan di garis belakang musuh (Jerman saat itu masih menguasai Belanda) sehingga bisa dengan mudah masuk ke Jerman melewati sungai Rhine untuk menguasai Lembah Ruhr (pusat industri) di Jerman dengan menerjunkan ribuan Pasukan Penerjun payung di negara Belanda. Dengan direbutnya pusat industri Jerman, sekutu berharap perang dapat segera berakhir sebelum tiba hari Natal pada tahun 1944.Divisi-divisi sekutu yang ditugaskan untuk menjalankan misi ini adalah 101st Airborne Division(US), 82nd Airborne Division(US), 1st Airborne Division(UK), Polish Brigade, dan 30 Corps (Divisi Tank/Kavaleri) . Dalam misi ini setiap divisi-divisi sekutu harus sudah menguasai jembatan-jembatan dalam waktu yang sangat singkat, setelah itu mereka harus mempertahankan jembatan tersebut sampai 30 Corps melewati jembatan tersebut, begitu terus sampai jembatan terakhir yang ada di Arnhem.
Secara kebetulan di wilayah Belanda ada beberapa Divisi Panser SS yang dikomandani oleh Field-Marshall Walter Model yang sedang beristirahat dan awalnya ia menyangka sekutu melancarkan serbuan untuk menangkap dirinya sehingga dia mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Pada awalnya, sekutu berhasil menguasai jembatan-jembatan yang ada di daerah Nijmegen dan Eindhoven Belanda, tetapi 1st Airborne Boys(UK) yang dipimpin oleh Col.Frost yang ditugaskan menguasai jembatan di daerah Arnhem dapat dipukul mundur oleh pasukan SS Panzer, hal ini mengakibatkan kegagalan yang fatal bagi operasi ini. Akhirnya sekutu dapat dipukul mundur dan operasi ini dianggap sebagai salah satu operasi sekutu yang gagal setelah peristiwa D-Day di Normandia selama Perang Dunia II yang diharapkan selesai sebelum hari Natal tahun 1944 tetapi ternyata masih terus berlanjut hingga menyerahnya Jerman di bulan Mei 1945. Operasi ini mengakibatkan ribuan nyawa melayang dari Divisi pasukan payung sekutu.

Popular posts from this blog

15 Agustus 1945

Tanggal 15 Agustus 1945 adalah hari dimana berakhirnya Perang Dunia 2 walau Perang Dunia 2 benar benar berakhir tanggal 2 September 1945 agar mudah dihafal, Awal Perang Dunia 2 adalah 1 September 1939 Dan akhir adalah 2 September 1945. Awal dari kekalahan Jepang adalah Pasukan Jepang terpukul mundur Serta pulau pulau Jepang yang berada di Samudra Pasifik telah ditaklukan oleh pasukan MacArthur. Kekalahan Jepang lebih terasa karena Kapal Yamato Jepang Dihancurkan oleh Amerika Dan kota Tokyo diBombardir oleh Amerika pada tanggal 9 Maret 1945. Pemboman Tokyo adalah Pemboman paling parah dalam sejarah Karena menggunakan Bom Napalm atau bom api, jadi pada tanggal 9 Maret 1945 Tokyo hangus terbakar. Setelah dibombardir pada tanggal 9 Maret, Jepang di Bom lagi oleh Amerika atas perintah Harry S Trumman. Pemboman ini dilakukan sebanyak 2 Hari. Pemboman pertama dilakukan pada tanggal 6 Agustus 1945 di kota Hiroshima Dan 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki. Setelah dibombardir oleh Amerika, Jepa...

Tank Kelas Menengah T-34

T-34/85 Model 1943 saat Parade Kemenangan di Moskow. T-34 adalah tank legendaris dari Uni Soviet yang menjadi cikal-bakal tank modern milik Rusia saat ini, karena kelincahan tank ini di medan perang T-34 menjadi tank mematikan di era-nya. Digunakan pada Front-Timur untuk melawan Nazi-Jerman dan Front Asia-Pasifik untuk melawan Jepang di Khalkin Gol. T-34 diproduksi dari tahun 1940 sampai 1958. Total jumlah yang telah diproduksi sekitar 84,000 unit. T-34 adalah Tank paling efisien, efektif, elegan dan memiliki desain paling berpengaruh dalam Perang Dunia 2. Tank ini cukup sulit dilumpuhkan karena desain pelat tubuhnya yang miring dan lapisan bajanya yang cukup tebal, mengakibatkan proyektil meriam Anti-Tank terpental dari tubuh T-34 dan gagal menembus pelat bajanya. Roda-rantainya yang lebar dan bebanya yang ringan memungkinkan T-34 melintasi medan berlumpur dengan mudah, dimana tank-tank berat Jerman tersangkut dan berhenti beroperasi. Begitu ditakutinya T-34, Tenta...

Molotov-Ribbentrop Pact

    Molotov Ribbentrop Pact adalah perjanjian Non-Agresi antara Nazi Jerman dengan Uni Soviet pada tanggal 23 Agustus 1939 di Moskwa. Dengan ditanda tangani oleh menteri luar negeri dari Nazi Jerman yang bernama Joachim Von Ribbentrop, dan dari menteri luar negeri Uni Soviet yang bernama Vyacheslav Molotov. Dengan adanya perjanjian ini, Uni Soviet dan Nazi berdamai dan bersekutu hanya untuk sementara. Pada saat Nazi menyerang Polandia tepat di kota Danzig, Uni Soviet membantu dari arah Timur, maka dari itu penyerangan itu sangat cepat yang bisa kita sebut Blitzkrieg . Selain membantu dalam hal Peperangan, Pakta ini membuat Nazi Jerman dan Uni Soviet saling membantu dalam Perekonomian negara mereka. Karena pada saat itu Adolf Hitler menganut Anti-Semitisme, Hitler menyatakan perang terhadapa Uni Sovyet dan menyerangnya secara diam - diam tanpa sepengetahuan Josef Stalin sebelumnya. Hitler menamai penyerangan itu dengan nama Operasi Barbarossa. Sehingga Pakta ini hanya ber...